DPRD Nunukan Dorong Sinergi Lintas Sektor dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Zero Waste

NUNUKAN – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Nunukan, Arpiah, menghadiri kegiatan Sosialisasi Gerakan Lingkungan Bebas Sampah (Zero Waste) yang digelar Kodim 0911/Nunukan, Rabu (20/05/2026), sebagai bagian dari upaya bersama menanggulangi persoalan sampah yang kian mendesak di wilayah perbatasan tersebut.

Kegiatan ini diikuti berbagai unsur lintas instansi, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nunukan, Kepolisian, Kejaksaan, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan keseriusan bersama dalam merespons persoalan sampah yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta diberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah secara terpadu, mulai dari pemilahan sampah organik dan anorganik, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, hingga pentingnya membangun kebiasaan hidup bersih di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Arpiah menilai, gerakan Zero Waste merupakan langkah strategis yang harus terus didorong agar menjadi budaya di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesadaran kolektif dan konsistensi semua pihak.

“Persoalan sampah tidak bisa diselesaikan secara parsial. Harus ada sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. Kesadaran itu harus dimulai dari rumah tangga,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan agar masyarakat tidak hanya memahami, tetapi juga mampu menerapkan pola pengelolaan sampah yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, DPRD Nunukan akan terus mendukung program-program yang mendorong pengelolaan sampah berkelanjutan, termasuk melalui penguatan kebijakan serta pengawasan terhadap implementasi di lapangan.

“Gerakan ini harus berkelanjutan, bukan hanya seremonial. Kita ingin perubahan nyata, sehingga lingkungan kita menjadi lebih bersih dan sehat,” tegasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan terbangun kesadaran bersama untuk mengurangi produksi sampah dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, sehingga target mewujudkan Kabupaten Nunukan yang bersih, sehat, dan bebas sampah dapat tercapai secara bertahap. (Adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *