NUNUKAN – Turnamen bola voli Katul Cup IV Tahun 2026 resmi dibuka pada Minggu 23/6/2026 di Desa Katul, Kecamatan Sembakung Atulai, Kabupaten Nunukan, oleh Ketua KONI Kabupaten Nunukan, M. Yasin (Ucup), dalam suasana meriah dan penuh semangat kebersamaan sebagai upaya pembinaan atlet sekaligus mempererat silaturahmi antar desa.
Pembukaan turnamen tersebut dihadiri oleh sejumlah unsur pemerintah dan tokoh masyarakat, di antaranya Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Nunukan, Camat Sembakung Atulai, Camat Sebuku, Camat Sembakung, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Sembakung Atulai, Kepala Desa Katul, tokoh masyarakat, panitia penyelenggara, serta para pelatih, official, dan atlet voli dari berbagai desa yang turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari agenda rutin desa dalam rangka meningkatkan geliat olahraga bola voli di tingkat lokal. Selain itu, turnamen ini juga menjadi wadah strategis untuk mempererat tali silaturahmi antar desa sekaligus membangun semangat sportivitas di kalangan generasi muda.
Dalam sambutannya, M. Yasin (Ucup) Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Nunukan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Desa Katul dan seluruh panitia yang telah bekerja keras dalam menyukseskan penyelenggaraan Katul Cup IV Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki peran penting dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan di daerah.
Ia menegaskan bahwa turnamen ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan mental bertanding bagi para atlet. Melalui kompetisi yang sehat, diharapkan akan lahir atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kecamatan Sembakung Atulai hingga Kabupaten Nunukan di tingkat yang lebih tinggi.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata pembinaan atlet sekaligus ajang pencarian bibit-bibit unggul di cabang olahraga bola voli. Selain itu, turnamen ini juga menjadi ruang silaturahmi antar desa yang memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berpesan kepada seluruh atlet yang bertanding agar selalu menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan fair play selama pertandingan berlangsung. Ia juga mengingatkan pentingnya menghormati lawan, wasit, serta setiap keputusan yang diambil dalam pertandingan.
Menurutnya, olahraga bola voli merupakan permainan tim yang membutuhkan kekompakan, komunikasi, dan kerja sama yang solid. Oleh karena itu, setiap atlet diharapkan dapat menampilkan kemampuan terbaiknya dengan tetap menjaga kebersamaan dan semangat persaudaraan.
“Menang dan kalah adalah hal yang biasa dalam sebuah pertandingan, namun yang paling utama adalah menjaga persatuan dan mempererat tali persaudaraan. Nikmati setiap pertandingan dengan penuh semangat dan tanggung jawab,” tambahnya.
Turnamen Katul Cup IV Tahun 2026 ini diikuti oleh sejumlah tim dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Sembakung Atulai dan sekitarnya. Kompetisi ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan sistem pertandingan yang telah ditetapkan oleh panitia.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh KONI Kabupaten Nunukan terhadap penyelenggaraan turnamen ini sebagai bagian dari upaya pembinaan olahraga masyarakat, khususnya cabang olahraga bola voli. Diharapkan, melalui kegiatan ini akan muncul atlet-atlet berbakat yang mampu bersaing di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
Sebagai penutup, suasana pembukaan semakin semarak dengan pesan motivasi yang disampaikan dalam bentuk pantun kepada para atlet, yang mengajak untuk terus menjunjung tinggi sportivitas serta meraih prestasi terbaik.
Dengan terselenggaranya Katul Cup IV Tahun 2026, masyarakat Desa Katul dan sekitarnya diharapkan semakin aktif dalam kegiatan olahraga, serta mampu menjadikan momentum ini sebagai langkah awal dalam mencetak generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter kuat di Kabupaten Nunukan. (Adv)




