Pj Sekda Nunukan Pimpin Kick-Off Pemutakhiran DTSEN dengan Melibatkan 86 Petugas Lapangan

NUNUKAN – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Drs. Raden Iwan Kurniawan, M.AP., secara resmi membuka kegiatan kick-off Pelatihan Petugas dan Pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui Aplikasi FASIH BPS, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan yang digelar di Ruang Serbaguna Lantai V Kantor Bupati Nunukan itu dihadiri Asisten Ekonomi dan Pembangunan Juni Mardiansyah, M.AP., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H. Muhammad Amin, SH., Kepala BPS Kabupaten Nunukan Iskandar Ahmaddien, Ketua TP2D Kabupaten Nunukan, para kepala OPD terkait, Camat Nunukan, Camat Nunukan Selatan, serta perwakilan instansi terkait.

Sebanyak 86 petugas lapangan dilibatkan dalam kegiatan ini, terdiri atas 68 Petugas Pencacah Lapangan (PCL) dan 18 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML). Selain itu, turut hadir para fasilitator lapangan, yakni ketua-ketua RT dari Kecamatan Nunukan dan Kecamatan Nunukan Selatan.

Dalam sambutannya, Raden Iwan Kurniawan menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kerja sama pemutakhiran DTSEN di Kabupaten Nunukan. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mewujudkan basis data sosial dan ekonomi yang akurat dan terpadu.

“Dalam proses pemutakhiran data ini, pemerintah membutuhkan kerja sama semua pihak, khususnya petugas di Kecamatan Nunukan dan Kecamatan Nunukan Selatan, serta dukungan camat, lurah, dan ketua RT,” ujarnya.

Ia menegaskan, DTSEN merupakan fondasi penting dalam penyusunan kebijakan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Program strategis ini bertujuan menyatukan data kependudukan dan sosial ekonomi masyarakat dengan mencocokkannya berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Menurut Iwan, terdapat tiga tujuan utama pemutakhiran DTSEN, yakni menciptakan satu data terpadu untuk seluruh program pemerintah, menjamin program berjalan tepat sasaran, serta menyediakan data mutakhir guna mendukung perencanaan pembangunan berkelanjutan.

Ia juga memastikan bahwa keamanan data masyarakat menjadi prioritas utama. Seluruh informasi yang dikumpulkan dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran di Kabupaten Nunukan. (Adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *