NUNUKAN – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Nunukan melaksanakan Pelatihan Vokasi Nasional Berbasis Kompetensi Tahun 2026 yang diikuti 76 peserta dari lima bidang keterampilan, sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar lebih siap bersaing di dunia kerja, Senin (22/6/2026).
Kepala Distransnaker Kabupaten Nunukan, Suhadi sebelum membuka secara resmi kegiatan tersebut mengatakan pelatihan vokasi merupakan upaya pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan kompetensi sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.
“Pelatihan ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di dunia kerja,” kata Suhadi saat membacakan sambutan Bupati Nunukan.
Suhadi berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan serta keterampilan kerja.
Sementara itu, Sekretaris Distransnaker Kabupaten Nunukan, Erlina, menekankan pentingnya kedisiplinan dan keseriusan selama mengikuti pelatihan. Menurutnya, tingkat kehadiran, keaktifan bertanya, dan kesiapan memasuki dunia kerja menjadi faktor penting dalam keberhasilan peserta.
“Di dunia kerja, yang paling dibutuhkan adalah keterampilan yang dimiliki. Karena itu, manfaatkan pelatihan ini sebaik mungkin,” ujarnya.
Pelatihan vokasi tahun ini diikuti 76 peserta yang terbagi dalam lima jurusan, yakni garmen sebanyak 12 orang, listrik 16 orang, las 16 orang, refrigeration 16 orang, dan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sebanyak 16 orang. Melalui pelatihan berbasis kompetensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap dapat mencetak tenaga kerja yang lebih terampil, produktif, dan siap memenuhi kebutuhan pasar kerja. (Adv)





