TARAKAN – Komitmen terhadap pelestarian lingkungan kembali ditegaskan melalui aksi nyata yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan di Kalimantan Utara. Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Supa’ad Hadianto, turut ambil bagian dalam kegiatan penanaman pohon yang dipusatkan di kawasan Gunung Selatan, Minggu pagi (14/6/2026). Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga keberlanjutan ekosistem daerah.
Kehadiran Supa’ad dalam kegiatan tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan mencerminkan dukungan nyata dari kalangan legislatif terhadap gerakan pelestarian lingkungan di Bumi Benuanta. Sebagai politisi dari Partai NasDem yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Kaltara, ia menilai bahwa sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keseimbangan alam.
Usai melakukan penanaman bibit pohon secara simbolis, Supa’ad menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup, terutama di tengah berbagai tantangan ekologis yang semakin kompleks. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti penanaman pohon harus mampu menjadi pemantik kesadaran yang lebih luas, tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial semata.
“Semoga kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penghijauan, serta mewariskan alam yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menggarisbawahi bahwa setiap pohon yang ditanam hari ini merupakan investasi jangka panjang bagi kehidupan. Menurutnya, upaya sederhana seperti menanam pohon memiliki dampak besar dalam menjaga kualitas udara, mencegah bencana alam, serta memastikan generasi mendatang tetap dapat menikmati lingkungan yang asri dan sehat.
Supa’ad juga mengingatkan bahwa tanggung jawab menjaga lingkungan bukan hanya berada di pundak pemerintah atau komunitas pecinta alam, tetapi merupakan kewajiban moral seluruh masyarakat. Ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif dari setiap individu dalam menjaga dan merawat alam.
“Kita semua memiliki tanggung jawab terhadap bumi ini. Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan kondisi lingkungan di masa depan. Oleh karena itu, mari bersama-sama menjaga dan merawat lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab kita kepada bumi yang kita cintai,” pungkasnya.
Kegiatan penanaman pohon tersebut diharapkan tidak hanya menjadi simbol peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, tetapi juga menjadi awal dari gerakan berkelanjutan yang mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian alam di Kalimantan Utara. (Adv)





