NUNUKAN – Upaya penguatan sektor industri dan peningkatan daya saing produk lokal terus dilakukan. Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSP JI) Samarinda melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Nunukan, Selasa (3/2/2026), sebagai langkah strategis menjajaki kerja sama dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha setempat.
Kunjungan tersebut diterima oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Nunukan yang diwakili Sekretaris DKUKMPP, Yusuf Uning, ST, bersama jajaran pejabat administrator lainnya di Kantor DKUKMPP.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai hal terkait penguatan sektor industri daerah, khususnya peningkatan standar produk agar mampu bersaing dan memenuhi regulasi yang berlaku. Kerja sama antara BSP JI Samarinda dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan diharapkan dapat mendorong produk-produk lokal menjadi lebih kompetitif, baik di pasar regional maupun nasional.
Kepala BSP JI Samarinda, Ransi Pasae, ST., MM., M.Ling, menjelaskan bahwa BSP JI merupakan unit kerja di bawah Kementerian Perindustrian yang memiliki tugas melayani standarisasi industri, pengembangan teknologi, industri hijau, serta jasa industri.
“Tujuan utama BSP JI adalah mendukung pertumbuhan dan daya saing industri daerah. Kami memberikan layanan konsultasi, sertifikasi SNI, pengujian produk dan lingkungan, hingga pendampingan dan pelatihan verifikasi,” jelas Ransi.
Ia menambahkan, BSP JI juga membantu kebutuhan pengujian kualitas, seperti pengujian air, udara, dan limbah industri. Melalui layanan tersebut, pelaku usaha diharapkan mampu menghasilkan produk yang berkualitas, ramah lingkungan, serta sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.
Pemerintah Kabupaten Nunukan menyambut baik kunjungan kerja ini dan berharap sinergi yang terjalin dapat memberikan dampak nyata bagi perkembangan industri lokal, khususnya UMKM dan pelaku usaha di daerah perbatasan.
Dengan adanya kolaborasi antara BSP JI Samarinda dan Pemerintah Daerah, Kabupaten Nunukan diharapkan semakin siap menghadapi tantangan industri sekaligus meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk unggulan daerah. (Adv)





