Reses masa sidang II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nunukan di 2020 dilaksanakan 25 anggota DPRD Nunukan di masing-masing daerah pemilihan. Seperti dilakukan H. Andi Mutamir di Kecamatan Nunukan dan Nunukan Selatan.
H. Andi Mutamir mengatakan, reses yang dilakukan pada masa sidang II dilakukan di Kecamatan Nunukan dan Nunukan Selatan hingga ke Desa Binusan. Banyak hal yang disampaikan masyarakat pada saat reses seperti di Tanjung Cantik, Desa Binusan masyarakat sangat menginginkan wabah covid 19 segera berakhir, agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.
“Masyarakat di Tanjung Cantik juga mengusulkan agar PDAM ada di daerah mereka,” kata H. Andi Mutamir.
Selain itu, masyarakat meminta pembuatan MCK dan tempat Wudhu di Masjid Tanjung Cantik. Ada juga mengusulkan penambahan tiang listrik menuju ke rumah warga yang jauh dari jalan utama. Seperti di KM 6 di daerah Binusan warga mengusukan agar ada bantuan bibit, racun dan pupuk pertanian dan perkebunan. Paling pokok adalah hasil pertanian dicarikan jalan agar mudah pemasaran. Karena kadang hasil pertanian sulit untuk dijual.
Mengusulkan agar di buatkan kembali jalan tani, agar memudahkan hasil pertanian dan perkebunan di keluarkan dari kebun. Untuk itu, jalan poros provinsi perlu perbaiki dan ditingkatkan. Karena sebagian besar telah rusak parah. Begitu jalan menuju pemakaman muslim dan non muslim perlu diperbaiki.
Bukan hanya di Binusan, politisi PPP ini juga melakukan reses di Mansapa, Nunukan Selatan. Persoalan di Mansapa warga memohon agar air ada bersih yaitu air PDAM, karena telah dilakukan pemasangan pipa besar. Selain itu, mengusulkan agar ada bantuan mesin padi untuk mempermudah petani panen.
“Perbaikan jalan juga diminta oleh warga Mansapa, karena jalan yang dilalui telah rusak,” ujarnya. (adv)





