NUNUKAN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Nunukan “Muhammad Yasin” secara resmi melaksanakan pelantikan Pengurus Cabang Olahraga (Cabor) Cricket Kabupaten Nunukan periode 2025–2029 dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Kegiatan ini merupakan pelantikan resmi pengurus baru cabang olahraga Cricket Kabupaten Nunukan untuk masa bakti 2025–2029, yang sekaligus menjadi momentum awal dalam membangun dan mengembangkan olahraga cricket di daerah tersebut.
Acara ini dihadiri oleh Ketua dan Pengurus Provinsi Cricket, para Ketua Cabang Olahraga se-Kabupaten Nunukan, pengurus Cricket yang baru dilantik, serta insan olahraga dan tamu undangan lainnya. Sambutan disampaikan oleh Ketua KONI Kabupaten Nunukan “Muhammad Yasin” sebagai bentuk dukungan dan arahan kepada pengurus baru.
Pelantikan dilaksanakan pada Hari Sabtu, 18 April 2026 sebagai awal dimulainya kepengurusan baru hingga tahun 2029.
Kegiatan berlangsung di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, sebagai pusat pembinaan dan pengembangan olahraga cricket di wilayah tersebut.
Pelantikan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi olahraga serta mendorong pengembangan cabang olahraga cricket yang masih tergolong baru di Kabupaten Nunukan. Meski baru berkembang, cricket dinilai memiliki peluang besar untuk meraih prestasi karena telah menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan di tingkat internasional seperti Asian Games dan SEA Games.
Dalam sambutannya, Muhammad Yasin Ketua KONI Kabupaten Nunukan menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan awal dari amanah besar yang harus dijalankan secara serius oleh pengurus baru. Terdapat tiga pesan utama yang disampaikan kepada pengurus:
Pertama, membangun fondasi yang kuat melalui sosialisasi cricket ke sekolah-sekolah guna menumbuhkan minat generasi muda. Selain itu, pengurus diharapkan dapat merekrut pelatih, menyediakan sarana dan prasarana, serta menyusun program latihan yang berkelanjutan.
Kedua, menjaga kekompakan dan amanah organisasi. Pengurus diminta untuk memperkuat komunikasi dengan KONI Kabupaten Nunukan, Dinas terkait, serta Pengurus Provinsi Cricket. Sinergi dan kebersamaan menjadi kunci utama dalam menjalankan organisasi secara profesional dan berintegritas.
Ketiga, menetapkan target yang jelas dan realistis. Untuk tahap awal, fokus diarahkan pada pembibitan atlet serta partisipasi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dengan target meraih medali. Selain itu, diharapkan ke depan atlet cricket Nunukan mampu bersaing hingga ke tingkat Pra-PON.
KONI Kabupaten Nunukan juga menegaskan komitmennya dalam mendukung seluruh cabang olahraga, termasuk cricket. Dukungan tersebut akan diberikan dalam bentuk pembinaan dan pendanaan, dengan prinsip bahwa cabang olahraga yang aktif dan berprestasi akan mendapatkan perhatian serta penghargaan lebih.
Dalam penutup sambutannya, disampaikan harapan agar pengurus baru mampu mengembalikan dan meningkatkan kejayaan cricket Kabupaten Nunukan seperti yang pernah diraih sebelumnya, khususnya pada ajang Pekan Olahraga Provinsi.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, diharapkan olahraga cricket di Kabupaten Nunukan dapat berkembang lebih pesat, mencetak atlet-atlet berprestasi, serta mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi hingga nasional. (Adv)





