Festival Olahraga Masyarakat KORMI Nunukan Resmi Digelar, Dorong Budaya Hidup Sehat dan Ekonomi Kerakyatan

NUNUKAN – Suasana Jalan Lingkar, Paras Perbatasan, Nunukan, berubah semarak pada Sabtu (5/9/2026), ketika ratusan pegiat olahraga masyarakat dari berbagai komunitas dan Induk Organisasi Olahraga Masyarakat (INORGA) memadati lokasi pembukaan Festival Olahraga Masyarakat yang digelar Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Nunukan.

Festival tersebut menghadirkan berbagai kegiatan olahraga dan kreativitas masyarakat, mulai dari festival layang-layang hias, kejuaraan kebugaran dan fisik, hingga kompetisi aerobic dance. Kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus mempererat silaturahmi antarkomunitas.

Membacakan sambutan tertulis Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, S.E., Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Nunukan, Joned, S.Hut., M.AP., menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan festival yang dinilai memiliki dampak positif terhadap pengembangan olahraga masyarakat di Kabupaten Nunukan.

Menurutnya, olahraga masyarakat tidak semata-mata berbicara mengenai kompetisi dan perolehan prestasi. Lebih dari itu, olahraga menjadi sarana membangun pola hidup sehat, memperkuat hubungan sosial, serta membuka ruang bagi masyarakat untuk berkarya dan beraktivitas secara positif.

“Hari ini kita tidak hanya membuka sebuah perlombaan, tetapi kita sedang membuka ruang bagi masyarakat untuk bergerak, berkarya, berprestasi, dan bersilaturahmi,” ungkap Joned.

Ia menjelaskan, keberagaman cabang yang ditampilkan dalam festival menunjukkan bahwa olahraga masyarakat dapat dikemas secara kreatif, menarik, dan dapat diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat.

Festival layang-layang hias, misalnya, tidak hanya mengedepankan aktivitas rekreasi, tetapi juga kreativitas dan daya tarik visual. Sementara kejuaraan fitness dan fisik yang digelar Perbafi Nunukan menjadi wadah bagi para pegiat kebugaran untuk menunjukkan kemampuan dan konsistensi mereka dalam menjaga kebugaran tubuh.

Di sisi lain, Asiafi Aerobic Dance Competition turut menghadirkan perpaduan antara olahraga, musik, kreativitas, dan hiburan sehingga memberikan warna tersendiri dalam rangkaian festival.

Joned berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda tahunan maupun kegiatan seremonial semata. Menurutnya, semangat yang dibangun melalui festival harus mampu berkembang menjadi gerakan olahraga yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

“Saya berharap kegiatan seperti ini jangan berhenti sebagai agenda seremonial atau perlombaan semata. Jadikan ini sebagai gerakan bersama untuk membudayakan olahraga di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjadikan sportivitas dan persaudaraan sebagai bagian penting dalam mengikuti setiap pertandingan. Prestasi, menurutnya, tetap penting, namun kebersamaan dan semangat menjaga persaudaraan harus menjadi nilai utama dalam olahraga masyarakat.

Pelaksanaan festival ini turut dihadiri Ketua KONI Kabupaten Nunukan Muhammad Yasin, perwakilan Polsek Nunukan, para pimpinan INORGA, komunitas olahraga masyarakat, serta ratusan peserta dan atlet.

Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan besarnya potensi olahraga masyarakat di Kabupaten Nunukan. Keterlibatan berbagai komunitas dan INORGA menjadi modal penting untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga yang sehat, rekreatif, dan berprestasi.

Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap sinergi antara KORMI, INORGA, komunitas masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah dapat terus diperkuat. Dengan kolaborasi tersebut, kegiatan olahraga masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan dan kebugaran, tetapi juga mampu menciptakan aktivitas ekonomi baru serta menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Festival Olahraga Masyarakat KORMI Nunukan pun diharapkan menjadi momentum untuk membangun kesadaran bahwa olahraga bukan sekadar pertandingan, melainkan bagian dari gaya hidup, ruang kreativitas, sekaligus kekuatan sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan. (Adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *