SEBATIK — Semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin terasa di wilayah perbatasan utara Kalimantan. Kemah Budaya Season 2 resmi dibuka di Lapangan Aztrada 88, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Jumat (14/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama enam hari hingga 18 Agustus 2026 ini mengusung tema “Lestarikan Budaya untuk Masa Depan”, menjadi wadah strategis pembentukan karakter sekaligus pelestarian budaya bagi generasi muda perbatasan.
Pembukaan dilakukan oleh Bupati Nunukan yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Nunukan, H. Sura’i, S.Sos., M.AP. Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimcam Sebatik, Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Nunukan, jajaran dinas terkait, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka, tenaga kesehatan, pendidik, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Kemah Budaya Season 2 bukan sekadar ajang perkemahan biasa, melainkan ruang pembelajaran edukatif, kreatif, dan kolaboratif yang memadukan nilai-nilai kepramukaan dengan upaya pelestarian warisan budaya daerah. Mengacu pada nilai-nilai Dasa Darma Pramuka — disiplin, tanggung jawab, cinta alam, patriotisme, suka bermusyawarah, dan rela menolong — para peserta diajak mengenal, memahami, dan mencintai keberagaman tradisi serta budaya lokal sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas bangsa Indonesia.
“Budaya tidak sekadar warisan masa lalu, melainkan kekayaan yang harus dirawat, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi penerus. Melalui kegiatan ini, kita membentuk generasi muda Sebatik yang tidak hanya terampil dan mandiri, tetapi juga bangga terhadap akar budayanya,” ungkap H. Sura’i dalam sambutannya.
Seluruh rangkaian kegiatan dikemas untuk menumbuhkan rasa persaudaraan, gotong royong, serta kepedulian sosial di tengah keberagaman. Dilaksanakan bertepatan dengan peringatan hari kemerdekaan, kegiatan ini juga menegaskan bahwa makna kemerdekaan adalah tanggung jawab untuk menjaga persatuan, jati diri bangsa, dan mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi mendatang.
Dari bumi perbatasan Sebatik, semangat Pramuka dan kecintaan terhadap budaya terus dikobarkan. Kemah Budaya Season 2 diharapkan melahirkan generasi muda yang berkarakter kuat, kreatif, berwawasan kebangsaan, dan siap menjadikan budaya daerah sebagai modal berharga untuk masa depan bangsa Indonesia. (Adv)





