Satgasmar Ambalat XXIV Busur Ambalat -19 Digantikan Satgasmar Ambalat XXV Busur Ambalat – 20

Serah terima jabatan (Sertijab) Satgasmar Ambalat XXIV Busur Ambalat -19 Digantikan Satgasmar Ambalat XXV Busur Ambalat – 20 telah dilaksanakan, Selasa (10/12/2019), dihalaman Kotis Satgas Marinir Ambalat, Desa Tanjung Aru Kecamatan Sebatik Timur. Dipimpin langsung oleh Komandan Guspurla Koarmada II (Gugus Tempur Laut) Laksamana Pertama TNI Rahmat Eko Rahardjo, M.Tr.(Han)., CHRMP sebagai Pucuk Pimpinan tertinggi Operasi Satgas Busur Ambalat.

Dalam amanatnya Danguspurla Koarmada II menyampaikan bahwa, hingga saat ini negara tetangga Malaysia masih mengklaim wilayah perairan di Karang Unarang dan Wilayah konsesi explorasi minyak blok Ambalat di Kalimantan Utara sebagai wilayah Malaysia. Sehingga hal tersebut menjadikan salah satu permasalahan dalam membangun hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia, namun pemerintah Indonesia tetap mengedepankan cara damai dengan selalu berpegang teguh pada hukum laut Internasional.

“Dengan adanya permasalahan tersebut diatas yang dapat menimbulkan kerugian terhadap wilayah teritorial Indonesia, sangat rawan terhadap kejahatan lintas negara. Sehingga, TNI khususnya TNI AL melaksanakan operasi perbatasan yang digelar secara berkelanjutan sepanjang tahun, untuk menjamin tegaknya kedaulatan dan hukum serta terjaganya keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Laksamana Pertama TNI Rahmat Eko Rahardjo, M.Tr.(Han)., CHRMP.

Selain itu ada beberapa penekanan yang disampaikan Danguspurla Koarmada II kepada Satgas Marinir Ambalat XXV, untuk dipedomani dan dilaksanakan selama pelaksanaan tugas. Perlu tingkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap tuhan YME, pegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit serta Trisila TNI AL.

Serta tingkatkan semangat dan profesionalisme prajurit Korps Marinir, agar senantiasa mampu menuntaskan setiap tantangan penugasan. Kembangkan mental dan naluri intelijen untuk menghadapi segala perubahan, dan perkembangan situasi daerah operasi.

“Pelihara solidaritas dan kerjasama yang baik setiap anggota Satgas serta utamakan keamanan dan keselamatan personil maupun materil, adakan koordinasi yang baik dengan aparat terkait serta dengan masyarakat, hindari tindakan/perilaku yang dapat merugikan kepentingan negara dan bangsa,” pesan dia kepada prajurit yang bertugas di Sebatik. (Admin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *