NUNUKAN – Akses jalan sempit yang menghambat mobil pemadam kebakaran hingga kebutuhan air bersih melalui pembangunan sumur bor menjadi aspirasi utama warga Kampung Reel saat Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Akbar Ali, S.H., menggelar reses masa persidangan III Tahun 2026 di Sekretariat KORMI Nunukan, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan penjaringan aspirasi tersebut dihadiri masyarakat RT 02, RT 03, dan RT 04 Kelurahan Nunukan Tengah, yang secara langsung menyampaikan berbagai persoalan lingkungan kepada legislator tersebut.
Dalam sambutannya, Akbar Ali mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas kepercayaan yang telah diberikan sehingga dirinya dapat menjabat sebagai anggota DPRD Kalimantan Utara selama kurang lebih 1,5 tahun terakhir.
“Aspirasi masyarakat seperti ini sangat penting untuk kami serap sebagai bahan dalam memperjuangkan program pembangunan di daerah,” ujarnya.
Pada sesi dialog, warga menyoroti kondisi akses jalan lingkungan yang sempit dan belum memadai, sehingga menyulitkan kendaraan besar seperti mobil pemadam kebakaran untuk masuk ke kawasan permukiman. Persoalan ini dinilai cukup krusial mengingat potensi risiko kebakaran di wilayah padat penduduk.
Warga menjelaskan bahwa upaya penyelesaian sebenarnya telah dilakukan melalui mediasi oleh ketua RT bersama pihak kelurahan. Namun hingga kini belum membuahkan hasil karena sebagian pemilik lahan belum bersedia menghibahkan tanahnya untuk pelebaran jalan.
Selain infrastruktur jalan, masyarakat juga menyuarakan kekhawatiran terhadap maraknya peredaran narkoba dan praktik judi online yang dinilai mengancam generasi muda. Mereka berharap adanya tindakan tegas dari pemerintah dan aparat penegak hukum.
Tidak hanya itu, warga turut mengusulkan penyediaan fasilitas olahraga seperti tenis meja sebagai sarana pembinaan kegiatan positif di lingkungan masyarakat.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Akbar Ali menegaskan pentingnya peran aktif ketua RT dalam melakukan pendataan warga secara menyeluruh. Hal ini diperlukan agar setiap kebutuhan masyarakat dapat diusulkan secara tepat melalui program pemerintah daerah.
“Pendataan yang baik akan mempermudah dalam penyaluran bantuan dan pengusulan program pembangunan,” jelasnya.
Terkait kebutuhan air bersih, warga mengusulkan pembangunan sumur bor di tiga titik permukiman. Akbar Ali menyatakan akan menindaklanjuti usulan tersebut dengan berkoordinasi bersama masyarakat untuk menentukan lokasi yang paling tepat.
“Kita akan upayakan bersama, termasuk mencari titik yang sesuai agar pembangunan sumur bor ini bisa segera direalisasikan,” katanya.
Melalui kegiatan reses ini, diharapkan seluruh aspirasi masyarakat Kampung Reel dapat terakomodir dan menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan daerah, khususnya di wilayah Kelurahan Nunukan Tengah. (Adv)





