NUNUKAN – Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 16/SBC berhasil menggagalkan penyelundupan daging ilegal, daging Allana dan GBP Australia yang berasal dari Tawau Malaysia di Dermaga Tradisional Lalesalo, Desa Seberang Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan. Sabtu (8/5/2021).
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC/3 Kostrad, Letkol Arh Drian Priyambodo, S.E., dalam rilis tertulisnya bahwa barang ilegal tersebut diamanka pada saat personel Satgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC Pos Tanjung Aru melaksanakan patroli keamanan. Pada saat kegiatan patroli keamanan berlangsung, personel Satgas curiga terhadapat pedagang sembako yang ada di Dermaga, kemudian personel mendatangi lokasi tersebut untuk dilakukan pemeriksaan, setelah dilakukan pemeriksaan, didapat 20 karung dan 10 dus berisi daging yang tidak memiliki kelengkapan surat-surat administrasi.
“Karung dan kardus yang berisi daging ilegal tersebut, berhasil disita dari pelaku yang menumpang perahu jongkong milik Hj.Tija warga pulau sebatik yang di bawa langsung dari Tawau-Malaysia dan akan di jual di pulau Sebatik, ” kata Letkol Arh Drian Priyambodo, S.E.
Kemudian dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut dan dapati informasi bahwa pemilik daging illegal tersebut milik atas nama Adi salah seorang pengusaha yang tinggal di Desa Sei Pancang Kecamatan Sebatik Utara. Bukti penyitaan barang tersebut diamankan di Pos Pengawasan Bea Cukai Sebatik dan menunggu pemilik barang tersebut diminta keterangan lebih lanjut, sebagai upaya pencegahan agar kegiatan tersebut tidak dilakukan kembali. Adapun yang diamankan, 20 karung daging tanpa merek, 8 kardus daging jenis Allana, 2 Kardus daging merek GBP Australia dengan total keseluruhannya sebanyak 30 paket.
Ia pun menghimbau kepada seluruh masyarakat Sebatik, khususnya di daerah perbatasan agar menghindari pembelian barang – barang ilegal, karena tidak memenuhi standar kesehatan. Sekaligus mengharapkan adanya kerja sama antara seluruh instansi terkait, bersama masyarakat yang ada di perbatasan untuk melaporkan apabila ada tindakan-tindakan ilegal yang dilakukan.
Selanjutnya dengan diamankannya barang ilegal tersebut, Satgas Yonarhanud 16/SBC akan lebih meningkatkan patroli sebagai upaya untuk mencegah kegiatan ilegal serta memperketat jalur tidak resmi di wilayah perbatasan RI-Malaysia yang menjadi tanggung jawabnya. (nal)





