Kehadiran Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 623/BWU yang berada di wilayah perbatasan, siap membantu masyarakat dalam keadaan sulit dan juga memerlukan bantuan kesehatan. Pos Simantipal kedatangan tiga warga dari Desa Kampung Panas, Kecamatan Lumbis Pasiangan, Kabupaten Nunukan, Sabtu (23/5/2020).
Adapun identitas warga yang datang ke pos atas nama bapak Martin Jepang (56) selaku lembaga adat, Asong (35) selaku aparat desa Lengkasong dan Totok (46) selaku lembaga adat Desa Panas.
Tujuan mereka datang ke Pos Simantipal untuk mengantar bapak Martin Jepang saat itu sedang merasakan keluhan sakit persendian, pusing, batuk dan menggigil. Personel Takes Pos Simantipal Pratu Rangga melaksanakan penanganan medis terhadap bapak Martin Jepang dengan melakukan pemeriksaan tensi darah, suhu tubuh dan anastesi pasien. Setelah di periksa kemudian memberikan obat kepada pasien sesuai dengan keluhan yang dirasakan.
“Bapak harus banyak istirahat jangan terlalu kerja yang berat makannya juga diperhatikan jangan sembarang apalagi sampai terlambat. Untuk sementara bapak jangan makan yang bersifat biji-bijian salah satu contohnya kacang,”ujar Pratu Rangga.
Dilihat dari umur bapak segitu memang rentan terkena sakit, harus bisa jaga-jaga kesehatan. Kalo bapak obatnya habis masih merasakan sakit datang lagi kesini jangan sungkan pasti kita akan membantu.
Sementara, Martin Jepang mengucapkan terima kasih sudah di periksa, sudah diberi obat, selaku warga senang atas kehadiran bapak combat (TNI), terus terang saja dengan adanya bapak TNI disini warga tidak perlu jauh-jauh lagi untuk berobat.
Sementara, Dansatgas Yonif 623/BWU, Letkol Inf Yordania mengatakan, kegiatan ini bentuk kepedulian anggota pamtas terhadap masyarakat setempat, disekitaran pos yang selalu siap memberikan bantuan, memberikan pelayanan kesehatan dan mengatasi kesulitan masyarakat di sekeliling. Hal ini tidak terlepas sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI-Rakyat, karena TNI terlahir dari Rakyat.
“Fungsi kita disini tidak hanya untuk menjaga perbatasan tapi juga sebagai pelayan bagi masyarakat, karena infrastruktur pelayanan kesehatan masih terlalu jauh untuk di jangkau warga. Maka dari itu setiap pos saya beri personel yang sudah memumpuni tenaga kesehatan agar mereka dapat membantu khususnya di bidang kesehatan,” kata Letkol Inf Yordania. (lan)





