Minim Fasilitas, Pelabuhan Feri Sebatik Gelap

NUNUKAN – Pelayanan kedatangan dan keberangkatan feri KM Manta di pelabuhan penyeberangan Liang Bunyu Kecamatan Sebatik Barat pasca Idul Fitri 1442 H yaitu H+ 3. Dilakukan para personil UPT LLA Sebatik Dinas Perhubungan Pos penyeberangan Feri Liang Bunyu, Minggu (16/05/2021).

Kepala UPT LLA Sebatik Dinas Perhubungan Zainal Abidinsyah, SE mengatakan pelayanan dilakukan bersama personil UPP Syahbandar, personil Kantor Kesehatan Pelabuhan Sebatik , Personil Polsek Sebatik Barat dan Personil Koramil Sebatik Barat.

“Kegiatan dilaksanakan dengan penerapan prokes. Sesuai surat edaran Bupati yang ditujukan ke Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan, selanjutnya untuk dilaksanakan penerapannya di Pelabuhan Penyeberangan Feri Liang Bunyu,” kata Zainal Abidinsyah.

Pelayanan sebanyak enam trip, di mulai pada pagi hari pukul 08.00 wita dan berakhir pada malam hari pukul 19.30 wita. Jumlah Kendaraan yg tiba pada pagi hari mencapai 215 unit motor dengan 222 penumpang dewasa. Untuk kendaraan mobil kosong karena jadwal ke berangkatan di bagi untuk kendaraan mobil dan kendaraan motor terpisah di atas jam 10.00 wita khusus mengangkut motor. Untuk kendaraan mobil pribadi dan barang tertinggi berkisar 25 unit dan mobil barang 10 unit .

Lanjut dia, pada malam hari keberangkatan dari Sebatik ke Nunukan 230 unit motor dengan 85 penumpang dewasa, 3 unit mobil pribadi dan 1 unit mobil barang. Pelayanan dimalam hari cukup menyulitkan personil yang bertugas karena belum adanya sumber penerangan listrik. Namun semangat kerja personil tetap tinggi.

“Saya sudah bermohon ke Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan baik lisan maupun tertulis/ telaahan staf untuk pemasangan penerangan listrik di Pelabuhan Penyeberangan Feri dari tahun 2018 hingga sekarang,” ujarnya.

Menurutnya, peneeangan telah dianggarkan untuk pemasangan listrik Pelabuhan Penyeberangan Feri Liang Bunyu, hanyasaja SPD yang masih dalam proses penerbitan. Karena sekarang anggaran sulit dampak dari defisit nasional dan penanganan Covid 19. Hanya anggaran yang sifatnya urgen atau mendesak yang bisa direalisasikn.

“Insya Allah kedepan pemasangan akan segera dilakukan, jika pelayanan tidak nyaman pada malam hari saya mohon maaf. Saya juga berusaha menyampaikan maupun mengingatkan kepada pihak terkait yang membidangi sarana prasarana di Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan, untuk segera merealisasikan pemasangan listrik sebagai sumber penerangan fasilitas Pelabuhan Penyeberangan Liang Bunyu,” pesannya. (nal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *