Aktivitas penyeberangan Nunukan ke Sebatik pasca Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, kembali padat diperkirakan ada ratusan warga Nunukan berkunjung ke Sebatik pada lebaran kedua. Seperti terpantau yang menggunakan jasa transportasi laut kapal feri, Senin (25/5/2020).
Terlihat di Pelabuhan Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat, kendaraan roda antri begitu pula dengan kendaraan roda empat. Dipastikan telah berkunjung dari Sebatik. Penyeberangan Nunukan-Sebatik tidak dipermasalahkan yang penting mematuhi protokol kesehatan, karena masih perjalanan dalam daerah atau perjalanan lokal.
Hal Tersebut diungkapkan, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Nunukan, Aris Suyono bahwa sejak Kabupaten Nunukan masuk zona merah dan transmisi lokal covid 19. Skreaning difokuskan di pintu masuk yang memiliki perjalanan dari luar Kabupaten Nunukan. Dengan keterbatasan petugas kesehatan di Puskesmas, sehingga titik fokus bergeser ke surveilans aktif.
“Petugas kesehatan bekerja di masing-masing wilayah ditambah kegiatan pankesia untuk perlindungan lansia dan kelompok berisiko,” kata Aris Suyono.
Sementara untuk aktivitas penyeberangan Nunukan ke Sebatik di Pelabuhan Liang Bunyu, sepanjang pelaksanaan skreaning tidak ditemukan orang dalam pengawasan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP). Pelaku perjalanan hanya pulang pergi warga Nunukan atau Sebatik. Tidak ditemukan perlaku yang telah melakukan perjalanan dari luar Nunukan. Namun hal ini tetap aga menjadi bahan evaluasi bagi gugus tugas. (lan)





