Blangko KTP Sering Habis, DPRD Sidak Disdukcapil

Akibat blangko kartu tanda penduduk (KTP) elektoronik habis dan tidak dapat mencet. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan langsung melakukan inpeksi mendadak (Sidak) ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Nunnukan, Senin (4/11/2019).

Sidak yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Nunukan, H. Irwan Sabri, SE mengatakan, blangko KTP elektronik sering dikeluhkan, sehingga perlu diketahui penyebab dari masalah blangko tersebut. Dari penyampaikan pihak Disdukcapil Nunukan bahwa blangko harus diambil sendiri di Jakarta.

“Yang jadi masalah jika ada warga ingin mengambil blangko KTP, lalu dikatakan habis. Lalu tidak ada solusinya, apa lagi warga yang dari jauh seperti dari luar pulau Nunukan,” kata H. Irwan Sabri.

Perlu diketahui Disdukcapil adalah tempat pelayanan publik, jika seperti ini kondisinya maka butuh perhatian serius, anggaran Disdukcapil yang diusulkan sekira Rp 1,2 miliar. Dianggap masih kurang, setengah dari anggaran tersebut untuk belanja pegawai.

“Sebaiknya anggarannya dinaikkan agar memudahkan operasional Disdukcapil Nunukan seperti melakukan jemput bola pengambilan blangko KTP,” ujarnya.

Sementara, Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Nunukan, Hj. Sri Suryati, SH mengatakan, kekurangan blangko KTP mengalami kekurangan hingga seribu blangko. Sebulan lalu sempat mengalami kekosongan namun telah ada tiba untuk penambahan.

“Blangko yang datang ini belum mencukupi masih banyak kekurangannya, untuk permintaan selalu dilakukan sesuai dengan kebutuhan,” kata Hj. Sri Suryati, SH. (admin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *