DENPASAR – Bersama beberapa gubernur dan kepala daerah lainnya, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie turut menghadiri acara puncak peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-24 yang diselenggarakan di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala Renon, Kota Denpasar, Bali, Rabu (28/8).
Hadir sekaligus memberikan arahan dalam
acara Hakteknas pagi itu, Wakil Presiden Republik Indonesia(Wapres RI),
HM Jusuf Kalla. Juga hadir Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan
Tinggi (Menristek-Dikti) Mohammad Nasir, serta para inovator dan
akademisi dari seluruh Indonesia.
Peringatan Hakteknas sendiri
biasanya digelar setiap 10 Agustus 2019. Namun, karena tahun ini tanggal
itu bertepatan dengan Hari Raya Iduladha 1440 Hijriah, maka
pelaksanaannya baru pada Rabu kemarin.
Mengutip arahan Wapres dalam
sambutannya, Gubernur mengatakan, berkaitan dengan teknologi dan
inovasi, harus diakui bersama, jika dalam hal kemajuan teknologi,
Indonesia masih ketinggalan dengan negara-negara lain. Bahkan di tingkat
Asia, hanya Vietnam yang berada di bawah Indonesia. “Untuk itu, sesuai
arahan Wapres tadi, melalui momen Hakteknas, diharapkan menjadi
kebangkitan kemajuan teknologi kita,” kata Irianto. Disampaikan juga,
kegiatan peringatan seperti ini jangan hanya sebagai acara seremoni.
Namun harus dibarengi dengan kerja nyata.
Gubernur mengatakan,
sebagai dasar teknologi, adalah pendidikan. Untuk itu, jika ingin
teknologi maju, pendidikan harus semakin maju. Teknologi, menurut
Wapres, tidak saja berbicara dunia IT (teknologi informasi), tapi juga
inovasi yang meningkatkan nilai tambah. “Dengan inovasi kita melakukan
efisiensi, percepatan, dan menjadi lebih baik. Dari yang produksinya
sedikit menjadi banyak, yang lambat menjadi cepat,” ungkapnya.
Selain
nilai tambah, lanjutnya, teknologi juga harus meningkatkan setiap usaha
ilmu pengetahuan dan riset yang dapat memberikan efisiensi daripada
sebelumnya. Inovasi teknologi juga harus membuat sesuatu memiliki biaya
lebih murah daripada sebelumnya.
Dengan inovasi dalam teknologi juga harus membuat Indonesia memenangkan persaingan antara bangsa-bangsa di dunia. “Apa yang disampaikan Wapres, pas dengan tema Hakteknas ke-24 Tahun 2019 ini, yaitu “Iptek dan Inovasi Dalam Indonesia Kreatif 4.0” dengan sub tema, Industri Kreatif 4.0 untuk Kemandirian dan Daya Saing Bangsa,” urai Irianto.
Untuk diketahui, upacara Hakteknas kemarin merupakan acara puncak, setelah pemerintah melalui Kemenristek melakukan beberapa kegiatan sebelumnya. Seperti di antaranya, pameran teknologi invormasi, hingga pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah, swasta, lembaga dan juga perorangan yang dianggap berprestasi di bidang teknologi dan inovasi.
Gubernur menambahkan, di Kaltara, masih dalam kaitannya dengan teknologi dan inovasi, sejauh ini masih bagus. Dalam berbagai kesempatan Irianto juga selalu mengajak masyarakat untuk berinovasi. “Inovasi adalah kunci keberhasilan. Untuk itu, mari kita selalu untuk berinovasi,” tutup Gubernur.(humas)





