27 PSK Terpaksa Pulang Karena Lokalisasi Wanita Harapan Sadar Resmi Ditutup

NUNUKAN – Lokalisasi Wanita Harapan Sadar Nunukan resmi ditutup, Sebanyak 27 Wanita Tuna Susila terpaksa Pulang Kampung atau mencari pekerjaan lain kamis (10/01/2019).

Penutupan lokalisasi tempat Perempuan Harapan Sadar itu dikawal Puluhan aparat dari kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mendatangi lokasi tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan itu yang disaksikan Sekretaris Pemkab Nunukan, Serpianus, M.Si dan Kepala OPD Kapolres Nunukan dan Kasat Pol PP, Lurah dan camat, terlihat tak ada perlawanan dari pengelola maupun perempuan tuna susila di lokalisasi tersebut, karena eksekusi penutupan lokalisasi hanya dengan memasang plang larangan Penutupan prostitusi.  

Namun, koordinator dan penanggung jawab lokalisasi Wanita Harapan Sadar, Fitri, sempat berkomentar bahwa mau dikemanakan para wanita susila itu.

Kapolres Nunukan, AKBP Teguh Triwantoro, SIK, MH saat ditemui ditempat kejadian mengatakan, Kepolisian hadir sebagai pengamanan yang berperan dari Pemda, kementerian sosial dan Sat pol PP.

Teguh Triwantoro mengatakan, adanya larangan dan penutupan prostitusi ini, tidak ada lagi aktivitas protitusi.

“Kembali kejalan yang benarlah, dari beberapa kementeriankan telah melaksanakan pelatihan-pelatihan. Sehingga dengan pelatihan itu mereka tidak melakukan aktivitas tersebut yang melanggar undang-undang,”jelas Akbp Teguh Triwantoro Kapolres Nunukan.(Anto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *