Monitoring Anggota DPRD Temukan Proyek Tidak Beres di RSUD Nunukan

NUNUKAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melakukan monitoring ke RSUD Nunukan dan langsung meninjau sejumlah fasiltas termasuk proyek pembangunan Ruang Operasi RSUD Nunukan sebesar Rp. 20 Miliyar. Angka tersebut merupakan nilai yang fantastis dengan kondisi secara fisik tidak layak guna, karena ruang atap terdapat rembesan air dan dinding bangunan jauh dari spesifikasi kontrak.

Anggota DPRD Nunukan, H. Andi Mutammir SE, MM, mengatakan bahwa akan melakukan pemanggilan instansi terkait beserta kontraktor yang mengerjakan sejumlah proyek di RSUD Nunukan dengan nilai sebesar itu. Karena ada yang kurang beres dalam pekerjaan fisik bangunan tersebut. Pekerjaan tersebut langsung dilihat dilapangan saat melakukan monitoring, Selasa (5/4) di RSUD Nunukan.

” Kita hanya minta untuk mengklarifikasi terkait anggaran 20 Miliyar untuk satu ruang operasi yang kini sedang mangkrak di RSUD Nunukan.” Kata H. Andi Mutammir, SE. MM.

Selain ruang operasi RSUD Nunukan, juga mengawasi sejumlah item pekerjaan lainnya di rumah sakit ini, diantarnya pembangunan ruang CSSD, pembangunan Ruangan bersalin, pembangunan ruang laboratorium, pembangunan ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit), pembangunan ruang PICU (Pediatric Intensive Care Unit).

Sementara Ketua DPRD Nunukan, Hj. Rahma Leppa mengatakan bahwa saat sedang dilakukan monitoring sejumlah kegiatan pembangunan tahun anggaran 2021, serentak digelar pada tiga daerah pemilihan anggota DPRD Nunukan. Kegiatan ini bertujuan untuk lebih memastikan penggunaan anggaran dan azas manfaat pembangunan yang sedang berjalan.

“Meski ada beberapa kegiatan 100 persen terealisasi namun banyak juga yang siafatnya mangkrak hingga sama sekali tidak digunakan,” kata Hj. Rahma Leppa.

Melihat kondisi demikian, anggota DPRD Nunukan memberikan catatan atau merekomendasikan kepada dinas terkait untuk memfungsikan apa yang telah dikerjakan sehingga manfaatnya jelas untuk masyarakat. (adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *