Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan bersama awak media, melaksanakan coffe morning sekaligus silaturahmi dan pada kesempatan ini juga dilakikan kampanye bahaya narkoba, Jumat (03/7/2020).
Kepala BNNK Nunukan, Kompol La Muati, SH MH, mengatakan, tingginya angka penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Nunukan menjadi alasan BNNK Nunukan untuk bersama masyarakat, awak media maupun Pemerintah Daerah bergerak melawan peredaran narkotika.
“Penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Nunukan sangat memprihatikan, sehingga perlu meningkatkan edukasi terkait bahaya narkoba itu, kepada insan pers untuk terus menggelorakan sekaligus mengedukasi masyarakat untuk hidup lebih baik, jauh dari penyalahgunaan narkoba,” kata Kompol La Muati, SH, MH.
Menurutnya, peran media tentunya sangat membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat, paling tidak bisa mengajak siapa pun untuk menjauhi narkoba sehingga penyalahgunaan barang haram itu mampu di tekan. Dengan cara mengagendakan program desa bersinar yakni bersih dari narkoba. Tentunya sudah mendapat persetujuan dari pemerintah daerah. Selain itu, BNNK juga kembali mengaktifkan relawan, baik yang sudah dibentuk maupun ditingkat desa dan RT, dengan harapan agar Nunukan bersih dari penyalahgunaan dan peredaran Narkoba.
Narkoba harus perangi, karna Nunukan adalah wilayah kepulauan yang bisa darimana saja narkotika itu masuk, sehingga perlu mengedukasi terutama aspek hukum dan dampak bagi kesehatan masyarakat itu sendiri. Dengan keterbatasan yang dimiliki, kurangnya personil menjadi satu tantangan bagi instansinya sehingga menurutnya, memberantas Narkoba bukan semudah membalikkan tangan.
“Tetap optimis menyelamatkan generasi bangsa agar mereka hidup seratus persen, sehat tanpa narkoba,” ujarnya. (lan)





