Sebatik Sound Fest 2026: Panggung Kreativitas Anak Muda dan Penggerak Ekonomi Lokal di Pulau Perbatasan

NUNUKAN — Sebatik Sound Fest 2026 memeriahkan Lapangan Bola Sungai Nyamuk, Pulau Sebatik, pada Jumat (16/10/26) malam. Dipelopori Ramsah yang menjabat sebagai Sekretaris Komisi II DPRD Nunukan sekaligus Ketua Umum Komunitas Sound System Sebatik, acara ini tak hanya menjadi ajang unjuk gigi perangkat audio, melainkan ruang pengembangan bakat generasi muda dan penggerak perekonomian warga setempat.

Puluhan perangkat sound system dari berbagai komunitas di Sebatik maupun Nunukan tampil memukau dalam pesta rakyat yang digelar untuk memperingati ulang tahun pertama Komunitas Sound System Sebatik. Kegiatan ini dirancang bukan sekadar pertunjukan suara, melainkan wadah utama bagi anak muda untuk mengasah keterampilan, menyalurkan kreativitas, serta menjalin persahabatan dan kerja sama antarpelaku usaha jasa audio.

Ramsah menjelaskan dua misi utama kegiatan: mempererat silaturahmi antarwarga dan mengangkat potensi bakat generasi muda di bidang teknologi suara. Ia juga menegaskan bahwa gelaran ini membawa dampak nyata bagi perekonomian, di mana pelaku UMKM di sekitar lokasi turut memperoleh peluang pendapatan tambahan dari tingginya kunjungan warga selama acara berlangsung.

“Acara ini bertujuan pertama sebagai ajang silaturahmi untuk menjalin persahabatan dan kebersamaan. Kedua, menampilkan bakat-bakat muda dalam mengembangkan kreativitas di dunia sound system,” ujar Ramsah.

Antusiasme terlihat jelas dengan hadirnya lima perwakilan dari Nunukan. Dua peserta tampil dalam kategori sound system delapan mata, sementara tiga lainnya berlaga di kategori miniatur. Olan dari Viona Music Nunukan menilai acara ini sangat positif karena membuka ruang pertunjukan sekaligus mempererat ikatan antar komunitas.

Sementara itu, Joko dari Savana Audio Sound System Nunukan memberikan masukan agar penyelenggaraan mendatang lebih mengutamakan kualitas kejernihan dan keseimbangan suara, tidak hanya mengejar kekuatan tekanan suara atau Sound Pressure Level (SPL), sehingga nyaman didengar masyarakat luas.

Penyelenggara berharap Sebatik Sound Fest dapat ditetapkan sebagai agenda tahunan rutin. Diharapkan, kegiatan ini makin berkembang menjadi panggung kreativitas yang konsisten, memperluas jangkauan pasar usaha jasa audio hingga ke luar daerah, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat di Pulau Sebatik. (Adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *