NUNUKAN – Pemerintah Kecamatan Krayan Timur berharap adanya perbaikan menyeluruh dan solusi jangka panjang terhadap infrastruktur jembatan yang saat ini banyak berada dalam kondisi rusak dan tidak layak.
Sejumlah jembatan penghubung antardesa di wilayah tersebut dinilai membutuhkan penanganan lebih dari sekadar pemeliharaan rutin, mengingat perannya yang vital bagi mobilitas dan keselamatan masyarakat.
Camat Krayan Timur, Lintoni, menyampaikan bahwa pemeliharaan jembatan selama ini tetap dilakukan untuk menjaga agar akses masyarakat tidak terputus.
Namun, kondisi geografis, curah hujan yang tinggi, serta usia bangunan menyebabkan sejumlah jembatan kembali mengalami kerusakan.
“Banyak jembatan ini dibangun sejak awal pemekaran wilayah dan sampai sekarang belum pernah dilakukan pemugaran besar. Pemeliharaan sangat membantu, tetapi belum cukup untuk menjamin keamanan jangka panjang, sedikitnya ada 10 jembatan dari Long Bawan – Long Umung, 5 diantarnnya jembatan besar, 5nya lagi yang kecil, semua kondisinya jabug ” ujarnya, Senin (09/02/2026).
Ia menjelaskan bahwa pemerintah kecamatan bahkan harus mengambil langkah antisipatif dengan membatasi kendaraan bermuatan berat melintasi jembatan tertentu demi menghindari risiko kecelakaan.
Langkah ini dilakukan agar akses utama tetap dapat digunakan oleh masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dan pendidikan.
Menurut Lintoni, aspirasi masyarakat yang menginginkan pembangunan atau peningkatan jembatan secara permanen terus disampaikan kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Infrastruktur jembatan yang andal sangat dibutuhkan untuk mendukung pelayanan publik, memperlancar distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan seperti Krayan Timur.
Pemerintah Kecamatan Krayan Timur menegaskan komitmennya untuk terus mengawal usulan perbaikan dan peningkatan infrastruktur jembatan tersebut. Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan ke depan penanganan jembatan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu menghadirkan solusi yang aman, berkelanjutan, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Krayan Timur. (Adv)





