NUNUKAN – DPRD Nunukan bersama Pemerintah Kabupaten Nunukan menyelaraskan rencana kerja daerah dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kewilayahan 2026 yang digelar di Nunukan, Jumat (13/2/26).
Kegiatan ini mempertemukan unsur legislatif, eksekutif, serta perwakilan kecamatan guna merumuskan program prioritas tahun anggaran mendatang.
Sekretaris Komisi I DPRD Nunukan, Muhammad Mansur, menyampaikan Musrenbang menjadi ruang penting untuk menghubungkan aspirasi warga dengan kebijakan anggaran daerah. Menurut Mansur, DPRD terus mengawal setiap usulan agar tercantum dalam dokumen perencanaan.
“Kami menerima banyak masukan dari masyarakat di tingkat kecamatan, semua itu kami bahas bersama perangkat daerah supaya tidak berhenti sebatas usulan,” kata Mansur.
Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi II DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam, SH, juga mengatakan sinkronisasi program antara DPRD dan pemerintah daerah akan memperkuat kualitas pembangunan.
Andi Fajrul menyebutkan pembahasan dalam Musrenbang mencakup sektor infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat.
“Kami memastikan setiap program yang disusun memiliki arah yang jelas dan sesuai kebutuhan wilayah,” ujarnya.
DPRD Nunukan menegaskan pengawasan terhadap pelaksanaan program akan terus berjalan hingga tahap realisasi di lapangan, hal ini mencakup penyerapan anggaran dan capaian kinerja perangkat daerah.
“Kami tidak hanya membahas di forum, tetapi juga turun memantau pelaksanaan program,” kata Andi Fajrul Syam.
Musrenbang kewilayahan 2026 diharapkan melahirkan rencana pembangunan yang terarah dan selaras dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Nunukan.
DPRD dan Pemkab Nunukan tentunya akan menyusun program daerah berjalan lebih terkoordinasi dan memberi kepastian terhadap prioritas pembangunan pada tahun mendatang. (Adv)





