NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan terus berupaya memaksimalkan fungsi ruang terbuka hijau (RTH) sebagai kawasan publik yang nyaman dan bermanfaat bagi masyarakat.
Selain menjaga kelestarian lingkungan, langkah ini juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang memanfaatkan kawasan tersebut.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nunukan, Fredyanto Gromiko, menjelaskan bahwa pada tahun 2025 lalu pihaknya menerima bantuan CSR dari PT Taspen untuk melakukan sejumlah perbaikan di kawasan RTH.
“Bantuan tersebut digunakan untuk mengganti paving block yang rusak, merenovasi pendopo, serta memasang lampu taman di beberapa titik,” ujarnya, Selasa (17/03/2026).
Dengan anggaran sekitar Rp50 juta, DLH berupaya memaksimalkan perbaikan agar kawasan lebih fungsional dan nyaman bagi Masyarakat, perbaikan ini juga berdampak positif pada pelaku UMKM.
“Paving block yang telah diperbaiki kini dimanfaatkan oleh para pedagang. Dengan kondisi yang lebih baik, aktivitas mereka menjadi lebih lancar dan tertata,” jelas Fredyanto.
Ia menekankan bahwa fungsi utama RTH tetap harus menjadi prioritas dalam setiap pengembangan.
“RTH bukan hanya ruang terbuka, tetapi juga memiliki fungsi estetika, lingkungan, dan sosial, kami berharap suasana rindang, teduh, dan hijau tetap dipertahankan agar fungsi RTH optimal,” tambahnya.
Selain RTH milik pemerintah, Fredyanto juga menjelaskan bahwa RTH privat yang dimiliki swasta seperti kantor atau perusahaan turut mendukung luas ruang hijau kota.
“Beberapa kantor swasta sudah berkontribusi melalui halaman hijau mereka, dan itu kami hitung sebagai bagian dari total RTH kota,” ujarnya.
Saat ini, beberapa kawasan RTH besar berada di area kantor bupati, kantor DPRD, dan median jalan yang ditanami tanaman dan pohon.
Ke depan, DLH siap mengelola RTH lain, termasuk kawasan di Jalan Lingkar, dengan penataan dan penambahan vegetasi agar tetap hijau, nyaman, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan langkah ini, Pemkab Nunukan berharap RTH tidak hanya menjadi ruang hijau, tetapi juga pusat interaksi masyarakat sekaligus mendukung kegiatan ekonomi lokal. (Adv)





