NUNUKAN – Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Drs Syafarudin mewakili Bupati Nunukan menutup Kompetisi Olahraga Tradisional gelaran Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kab. Nunukan di Stadion Sungai Bilal, Kamis (09/12).
Dalam sambutannya, Syafarudin selaku Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga meminta maaf sekiranya dalam pelaksanaan kegiatan ini terdapat hal-hal yang tidak berkenan di hati dan turut menyampaikan bahwa ini merupakan kegiatan awal yang dilakukan Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga yaitu Kompetisi Olahraga Tradisional.
“Kami memohon maaf sebesar-besarnya jika masih ada kekurangan dan ini merupakan awal bagi kami dalam melakukan kegiatan ini. Menjadi bahan kami kedepan sebagai bahan koreksi jika ada hal-hal yang masih perlu kami sempurnakan”, katanya.
Lebih lanjut, Syafarudin menyampaikan bahwa di Kabupaten Nunukan ini sudah terbentuk KORMI (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia) yang nantinya akan meneruskan kegiatan yang seperti ini.
Dalam kegiatan ini, Ia berharap semua sekolah sudah mulai saatnya untuk aktif kembali dalam bidang olahraga tradisional ini, dan mungkin dapat dipertimbangkan untuk dilaksanakan di sekolah sekolah sehingga dalam pertandingan-pertandingan berikutnya akan ada persaingan yang ketat antar sekolah.
Kompetisi Lomba Olahraga Tradisonal yang digelar di stadion sungai Bilal ini memperlombakan egrang, bakiak dan tarik tambang yang diikuti oleh perwakilan siswa siswi SD dan SMP. (adv/Tim Liputan)





